Posts

Tak Terasa

Tak terasa sudah menuju akhir tahun masehi. Walau dihitung kurang 3 bulan lagi. Sepertinya baru kemarin aku merencanakan sesuatu. Dengan ijinNya beberapa rencana itu tercapai. Beberapa pula masih sedang ku raih. Semoga yang terbaik. Menjadi ladang dan hasil panen untuk bekal di esok hari. Terutamanya untuk bekal akhirat. Sungguh hari-hari yang begitu cepat. Semua ku lalui penuh suka cita. Syukron ya Rabb, atas semua jawaban do'a-do'aku selama ini yang telah Kau ijabah. Nikmat yang selalu Kau beri. Menikmati apapun itu keadaannya, selaluku syukuri sepenuh hati. Ya Allah, kadang aku sering lupa menyebut asmaMu. Bukan ku niat melalaikan kanMu, benar-benar ku lalai. Hanyalah dzikirku kepadaMu memohon ampun kepadaMu. Ampuni hambaMu ini. Semoga apa yang ku lakukan adalah ibadah kepadaMu semata. Tak ada yang tahu takdir dan nasibku esok. Ya Allah, apapun takdirMu aku hanya mampu berdo'a, semoga menjadi takdir yang terbaik, selalu dalam keberkahan serta lindunganMu dan menjadi amal...

Seperti Keluarga

Sudah seperti keluarga. Semenjak aku menginjak sekolah di jenjang SMA. Tak hanya suka yang ku rasakan. Benar-benar dari tangis, pilu, sesak, jengkel, suka, duka, aku alami semua di sana. Itulah tempatku waktu sekolah dulu. Bahkan ketika aku lulus aku masih saja ditakdirkan untuk terus bersilaturahmi dengan guru-guruku. Tak hanya guru di sana saja. Tetapi juga menambah tali silaturahmi dengan beberapa adik-adik kelasku. Yang jelas menjadi perjumpaan yang tak pernah ku bayangkan. Memang begitulah Allah memberikan rezeki yang tak pernah kita sangka. Dulu aku adalah seorang anak dan murid, begitupun hari ini aku masih lah seorang anak dan murid, tetapi sudah ditambah lagi seperti teman atau rekan kerja. Walaupun aku tak pernah menganggap aku adalah rekan kerja, karena aku selalu menganggap aku murid dimana pun aku bertemu dengan guru-guruku, yang selalu aku  hormati. Alhamdulillah, pertemuan dan keakraban ini layaknya sebuah keluarga. Aku tak sungkan untuk mencoba berkeluh-kesah walau ...

Heran Sama Diri Sendiri

Heran sama diri sendiri. Ketika tau-tau udah beda aja sama kelakuan biasanya. Emang paling enak tu "just yourself", nggak terpaut sama siapapun. Nggak capek-capek nyontoh kelakuan orang yang emang ternyata nggak klop sama diri sendiri. Suka arrrghh banget sama mood sendiri. Mood masih labil bener. Kadang bener kadang error. Ketambah lagi sama kondisi hati. Ini hati juga udah kaya termometer rusak. Kadang perasaan muncul suka nggak bisa ditebak. Tiba-tiba suka melow banget tiba-tiba berubah kalem. Hmmmm... banget rasanya, sesuatu yang nggak dapat di deskripsi dengan tepat. Cewek mah gini kali ya, Alhamdulillah Gusti.

Jadikan Beribu Tangan Dari Kedua Tanganmu

Judul panjang bin panjang kuadrat. Sebuah penyemangat dan kalimat penuh syukur atas karuniaNya. Hari Jum'at berkah. Hari ini diawali dengan hiruk pikuk kegiatan pagi di rumah. Pekerjaan rumah dan persiapan berangkat sekolah. Aku, adik dan Ibu, kami kompak riweh siap-siap berangkat pagi. Tujuan kami berbeda-beda ke sekolah. Aku yang ingin mendampingi anak-anak sekolah persiapan lomba, adik yang berniat mencari ilmu dan bermain di sekolah dan Ibu yang berniat mengajar menebar ilmu kepada murid-muridnya. Ibu dan adik berangkat seperti biasa. Jam 7 sudah include sarapan, lalu mereka berangkat. Aku berangkat jam 9 sesuai janji. Jam 10 sampai di tempat. Tak perlu lama-lama aku di sekolah karena ada agenda lain yang sudah menanti. Aku dan adik kelas hanya bertukar pikiran tentang konsep yang akan dijalankan. Tak banyak adik kelas berucap, hanya mengikuti saranku saja. Idenya sedang buntu karena projek nya yang masih belum kelar. Semoga lekas selesai dan bayaran bisa konsentrasi persiapan...

Ighfirli Ya Rabb

Ya Allah ampuni ampuni ampuni hamba 🙏 Tak terasa mungkin hati ini seperti kufur akan nikmatMu Benar lalai akan karuniaMu Aku tersadar oleh nasihat temanku yang jauh di sana Aku terlalu meluapkan apa yang menjadi kesibukan ku Aku benar-benar tidak ingin demikian Aku hanya ingin mengerjakan ikhlas tanpa keluh kesah Ikhlas lillahi ta'ala agar bisa bersahabat denganMu Tidak ada pertolongan selain kepadaMu Sesulit apapun jika denganMu pasti akan ada titik temu dan hasil yang bermanfaat Ya Rabb ampuni hambaMu ini 🙏 استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم استغفر الله العظيم

Ketika Ada Seseorang Bertanya

Image
Ada seseorang yang mencoba mencari perhatian. Entah apa maksud dan tujuannya sehingga bertanya dengan pertanyaan yang demikian rupa.  Dengan yakin aku menjawabnya seperti ini : 

Tertambatnya Hati

Sekian lama aku memilih untuk tidak menaruh hati kepada siapapun. Siapapun itu yang mencoba mengisi ruang hati. Lebih baik aku berbenah diri. Tetap menjadi layaknya anak kecil penuh keluguan Semasa kecil pun tak jarang cinta monyet menghampiri. Bahkan sampai masa itu pun, aku selalu tak menggubris. Aku memilih diam dan mencoba taat pada aturan. Hingga suatu masa, tak terasa hati ini seperti merasakan gejolak. Gejolak dalam hati yang mengisyaratkan sesuatu. Menghampiri di kala itu, ketika hatiku sedang tenang. Benar akupun tak tau perasaan apa yang sebenarnya muncul. Hingga aku terbuai sedemikian rupa. Perasaan yang muncul pertama kali ketika jumpa dengannya. Benar-benar perasaan yang jelas berbeda dari yang lain waktu itu. Tak bisa mengelak. Hati pasti benarnya. Kecuali jika itu bisikan syaitan. Isyarat hati yang tak semua orang bisa memahaminya dengan pasti. Mencoba berunding dengan Rabbku. Aku bertanya, sebenarnya apa yang sedang menyelinap di dalam hatiku ini ? Apakah buaian yang m...