Ketika ku melihat undangan ini, seketika hati berdebar dan merinding. Serasa mimpi disiang bolong, oh Tuhan aku akan menikah.
Ya Allah, ridhoilah, berkahilah, lancarkanlah aamiin...
Prosesi Upacara Ruwatan Rambut Gimbal Dieng Ruwatan rambut gembel anak-anak Pegunungan Dieng adalah peninggalan leluhur yang hingga saat ini masih menjadi tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun. Masyarakat Dataran Tinggi Dieng mempercayai bahwa keberadaan rambut gembel adalah titipan Kyai Kolodete, yaitu nenek moyang masyarakat Dieng. Berdasarkan mitos, rambut gembel anak-anak Dieng dianggap sebagai bala (petaka) sehingga anak yang telah dipangkas rambut gembelnya dipercayai akan tumbuh menjadi anak baik yang panjang umur dan banyak rezeki. Prosesi Upacara Ruwatan Rambut Gimbal Dieng Ruwatan rambut gembel ini sudah dimasukkan dalam acara tahunan, yakni Dieng Culture Festival yang digelar pada bulan Juli. Acara ini menampilkan ruwatan rambut gimbal, festival seni budaya, pameran kerajinan khas Dataran Tinggi Dieng. Anda akan melihat anak-anak gembel dikirab dengan kereta kuda diiringi para abdi berpakaian adat Jawa dan diikuti tarian selama mengelilingi kampung. Tari...
Setelah malam kecemburuanku itu. Hari-hari berikutnya aku jalani dengan pikiran dan hati yang lebih jernih nan tenang. Mencoba untuk tidak terlalu dibawa rasa. Aku telaah lagi kalimat itu. Sepertinya aku telah salah menelaah, terlalu dibawa ego cemburu. Kamu sedang mencari jodoh, kamu tahun ini akan serius mencari jodoh. Bukan tahun ini menikah. Semoga apa yang aku artikan dari kalimatmu itu benar. Sungguh aku sangat sangat merindukanmu. Maafkan aku yang telah terlalu menjadi pecandu akan pribadimu, Entah kenapa hari-hari yang kulalui kemarin, pikiran dan hati inipun seakan malah yang ada hanya sesosok pribadimu saja. Bingung tak terarah, kemana aku akan berbagi cerita bahwa aku rindu. Aku hanya bisa curhat kepada sang pembolak balik hati dan lewat ketikan ini. Bukan aku tak mau berbagi cerita dengan kedua orang tuaku, saudaraku, sahabatku, temanku. Karena aku sudah terlanjur terlalu nyaman untuk curhat kepada Rabbku dan lewat ketikan ini (tak ada tany...
Siapapun punya hajat, punya cita-cita, punya impian yang ingin terwujud. InsyaAllah berupa sesuatu yang baik pastinya. Siapapun yang percaya kepada Dzatnya, pasti pula akan menggantungkan impian itu kepadaNya. Lewat do'a yang tiada henti dan terus bermunajat semoga terijabah. Atau pun meminta sesuatu yang terbaik menurutNya. Dari do'a lanjut kepada ikhtiar lain. Bershalawat kepada Nabi Agung, yang InsyaAllah mendapat syafaatnya nanti. Di lain sisi bershalawat agar apa yang kita impikan terwujud. Dan itulah kekuatan shalawat, apa yang kita inginkan kita shalawati. Jangan dihitung berapa yang sudah terucap, ucapkanlah terus menerus tanpa kenal letih lelah. Dengan keyakinan pasti diberi yang terbaik. InsyaAllah. Sama seperti yang kulakukan untukmu, aku selalu bershalawat semoga kaulah "itu" yang selalu kudoakan. Sholehkanlah dirimu, juga aku yang sedang mensholehahkan diri. 😊
Comments
Post a Comment