Posts

TEMANI MASA TUAMU

Ayah dan ibu terimakasih sampai di hari ini Engkau masih setia menemaniku Dukungan dan kasih sayang seutuhnya terlabuhkan Engkau adalah obat dari segala macam obat Kehangatan rumah senantiasa larut dalam tawa Harmonis terasa melebihi manisnya madu bunga Aku berdiri tegap di sini hanya untuk berbakti denganmu Ayah dan ibu maafkan anakmu Yang belum pandai akan bakti sesungguhnya Proses bakti yang tak jarang masih saja menggores perih hatimu Kecewa masih nampak terlakukan di depan ayah dan ibu Sungguh dalam hati kecil ini ingin sekali membalas jasamu Jasa yang tidak akan pernah tergantikan dengan seisi dunia ini pun Kasih sayang terus mengalir di permuaraan sejuk Tergambar dalam lukisan perjalanan hidup bahagia Dengan hati kecil ini tidak setitikpun dapat membalas jasa itu Tak ada yang mampu memadankan sekalipun dekat disandingkan Tidak pernah tergantikan Karena tiada yang sanggup untuk menggantikan Tidak ada yang dapat menandingi Karena tiada yang mampu melakukan selain ayah dan ibuku In...

Berkeliling

Masih terasa bau opor ayam, bumbu pecel dan rendang. Perut ini sampai sudah tak mampu menampungnya. Tiap kali bertamu ke rumah saudara bisa dipastikan pasti disuruh makan. Nggak mau makan gimana, makan mulu ya begah banget nih perut. Alasan saya mengapa selalu makan di tiap rumah saudara adalah karena saya harus skip dulu bila mau puasa, soalnya lagi ada tamu, kedua karena nggak enak jika cuma datang duduk minum doang, kasihan jika tak makan masakan mereka, soalnya mereka pun udah nyiapin makan, masak dari pagi hari buat para tamu, jadi istilahnya saya cuma melegakan masakan mereka doang. Mereka senang saya pun kenyang (kebangetan). Walaupun makan cuma ambil satu sendokan. Yang penting udah bikin piring kotor, biar mereka lega. Dari hari pertama hari raya sampai hari ketiga ini makan mulu. Dari sebelum berangkat sholat idul Fitri (hari raya saya, ini adalah waktu dimana saya lahir ke dunia), makan dulu lalu berangkat sampai masjid dapet shaf belakang. Selesai sholat lanjut halal bihala...

Obat Gangguan Pencernaan

Hari raya idul Fitri adalah acara sakral untuk silaturahmi saling maaf-memaafkan. Adat budaya yang tidak bisa dilebur dari jati diri agama Islam di Indonesia (Islam NUsantara). Halal bihalal keliling ke saudara-saudara nan jauh. Sambangi keluarga sambil membawa segepok niat permintaan maaf lahir dan batin. Yang masih anak-anak plusnya dapet uang saku lebaran. Keberuntungan masih ada pada orang yang udah gedhe seperti saya, kadang masih dapet uang saku walaupun cuma untuk mbakso satu kali. Kumpul keluarga dengan penuh canda tawa suka cita. Bisa berkumpul dari canggah sampai cucu cicit. Ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon. Hal yang kadang bikin saya risih adalah ketika ada saudara yang bercerita membanggakan anaknya sendiri sampai tak terasa sudah 3 gelas sirup habis diminum dan habis 1 toples Khong Guan sambil cerita. Tak ada yang salah, cuma kurang begitu mengenakan. Bukan iri, tapi seperti kurang pas. Karena tak semua keluarga yang kumpul seperti dia keadaannya. Menjadikan kesenjangan...

Obat Lupa

Siapa sih yang nggak punya penyakit lupa ? Hampir setiap orang tak pandang umur pasti punya penyakit lupa. Dari lupa ringan sampai lupa akut alias amnesia Saya sendiri sering mengalami penyakit lupa Kadang inget, tiba-tiba ilang aja entah kemana Dan harus jungkir balik biar inget lagi Balik lagi ke tempat semula, biar inget lagi tujuan semula mau ngapain Catatan catatan buku sampai penuh biar nggak lupa Todolist di hape juga nggak kalah penuhnya Janji-janji yang kutulis ternyata banyak banget, bahaya kalau sampai lupa, bisa bisa digorok orang  karena lupa janji Nah ini ada tips dari saya, tips ini saya dapat dari seseorang yang setelah sekian lama mencari obat yang manjur untuk mengobati penyakit lupa Alhamdulillah setelah saya amalkan, tak selang lama, ingatan ini kembali. Jadi, inilah tipsnya Pertama-tama ketika mengalami lupa, coba tarik nafas dalam-dalam sambil istighfar Kedua, setelah istighfar, baca sholawat dilanjut dengan dzikir ini dengan sungguh-su ngguh   Laa haula ...

Semua Itu Butuh Praktikum

Hamdalah wasyukurilah  Alhamdulillah. Hari ini bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan. Menurut kalender syamsiyah di rumah, nanti sore  ketika terbenamnya matahari sudah memasuki bulan baru yaitu bulan Syawal (keinget pak Syawal satpam kampus yang sukanya ngajak ngobrol sama saya :v ). Orang-orang akan berburu bilal sore hari nanti. Banyaknya orang yang melihat bilal akan menjadi penentunya. Tak bisa dipungkiri di Indonesia khususon agama Islam banyak macam aliran. Sehingga dalam penentuannya juga bermacam-macam, ada yang menganut rukyat saja, ada yang menganut hisab saja, ada pula yang dua-duanya, ada juga yang menganut budaya nenek moyang. Kalau saya sih ngikut pemerintahan saja, selagi pemerintahannya masih beres. Penentuan hari raya esok akan disahkan oleh pemerintah disidang isybat nanti malam. Nah setelah ketok palu dari pemerintah, tak lama takbiran akan saling sautan. Di kampung saya biasanya ada takbiran keliling. Dan saya jarang ikutan. Entahlah, malu kalau mau g...

Tak Terasa

Sahur terakhir di tahun ini bersamamu Menikmati tiap kesempatan-kesempatan yang kau berikan Berlomba-lomba mencari keberkahanMu Berlomba-lomba mencari pahalaMu Hati ini sedih tak terkira Hati ini rindu Hati ini tak ingin berpisah Hati ini ingin terus bersamamu Hati ini begitu sayang denganmu Tak ada bulan yang begitu indah selain bulanmu Tak ada bulan yang begitu dinanti-nantikan selain bulanmu Tak ada bulan yang begitu dirindukan selain bulanmu Bulan penuh berkah Tak terasa sebulan sudah bersamamu Kini harus berlapang dada untuk berpisah sementara denganmu Semoga atas izin Allah, kita bisa dipertemukan kembali dengan penuh sukacita, aamiin

Sepenggal Ungkapan Kasih

Tidak ada keraguan, akupun yakin sepenuh hati InsyaAllah ... InsyaAllah ... InsyaAllah ... Semoga Rabb ku meridhoi, aamiin